Alfa Dhani Septiano Raih Juara 2 Flavors Innovation Challenge 2026
Mahasiswa S1 Pendidikan Tata Boga UNESA membawa pulang hadiah Rp4 juta melalui inovasi Rolade Ikan Kotokan dan Lapis Coffee Saus Santan Pandan.
CAPAIAN Juara 2 |
AJANG Flavors Innovation Challenge |
PENGHARGAAN Rp4.000.000 |
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Tata Boga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Alfa Dhani Septiano berhasil meraih Juara 2 kategori Pelajar pada Flavors Innovation Challenge dalam rangkaian Java Coffee & Flavors Fest 2026 (JCFF) yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Capaian tersebut mengantarkannya memperoleh penghargaan dan hadiah sebesar Rp4.000.000.
Dari Pembelajaran di Kampus Menuju Panggung Kompetisi
Flavors Innovation Challenge menjadi ruang bagi peserta untuk menerjemahkan gagasan kuliner menjadi sajian yang kreatif, menarik, dan memiliki identitas rasa. Dalam kompetisi tersebut, Alfa membawa pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan, mulai dari pengolahan bahan, pengembangan menu, harmonisasi rasa, hingga teknik penyajian, ke dalam situasi kompetisi yang menuntut ketelitian dan kepercayaan diri.
Foto 2. Para peserta dan tim pada babak final Flavors Innovation Challenge, bagian dari Java Coffee & Flavors Fest 2026.
Keikutsertaan Alfa hingga babak final menunjukkan bahwa pembelajaran vokasional tidak berhenti pada penguasaan teori dan praktik di laboratorium. Kompetisi menjadi sarana untuk menguji ide, membangun ketangguhan, menerima evaluasi, serta memperluas pengalaman profesional di bidang kuliner.
Foto 3. Momen kebersamaan peserta, juri, dan panitia setelah rangkaian final kompetisi kuliner.
Dua Sajian, Satu Cerita tentang Kreativitas dan Cita Rasa Lokal
Dalam kompetisi ini, Alfa menyajikan dua menu yang memadukan teknik kuliner dengan kekayaan cita rasa Nusantara. Sajian utama yang diangkat adalah Rolade Ikan Kotokan, sedangkan hidangan penutupnya berupa Lapis Coffee dengan Saus Santan Pandan. Kombinasi tersebut mempertemukan unsur gurih, aroma rempah, karakter kopi, kelembutan santan, dan kesegaran pandan dalam presentasi modern.
Foto 4. Rolade Ikan Kotokan, sajian utama yang mengangkat karakter rasa lokal dalam presentasi kontemporer. |
Foto 5. Lapis Coffee dengan Saus Santan Pandan, hidangan penutup yang memadukan kopi, santan, dan pandan. |
Kedua menu tersebut menggambarkan keberanian dalam mengeksplorasi bahan dan rasa yang dekat dengan masyarakat Indonesia. Dengan pengolahan dan penataan yang inovatif, sajian lokal dapat tampil relevan, kompetitif, dan memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai produk kuliner bernilai tambah.
Foto 6. Tampilan dua menu Alfa pada meja penilaian Flavors Innovation Challenge 2026.
Prestasi yang Selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
Keberhasilan Alfa tidak hanya menjadi pencapaian individual, tetapi juga mencerminkan kontribusi pendidikan vokasional terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Prestasi ini selaras dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran aplikatif yang menghasilkan kompetensi nyata; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan keterampilan profesional, kreativitas, dan jiwa kewirausahaan kuliner; serta SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui dorongan untuk mengembangkan produk pangan bernilai tambah dengan mengangkat bahan dan cita rasa lokal secara kreatif.
SDG 4 Pendidikan Berkualitas Pembelajaran aplikatif dan kompetensi nyata. |
SDG 8 Pekerjaan Layak & Pertumbuhan Ekonomi Keterampilan profesional dan kewirausahaan kuliner. |
SDG 12 Konsumsi & Produksi Bertanggung Jawab Inovasi pangan bernilai tambah berbasis cita rasa lokal. |
“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan bapak dan ibu dosen, baik melalui ilmu selama perkuliahan maupun motivasi, sehingga dapat saya terapkan dalam kompetisi dan meraih prestasi.” — Alfa Dhani Septiano |
Foto 7. Alfa bersama para pemenang lainnya saat penganugerahan Flavors Innovation Challenge 2026.
Program Studi S1 Pendidikan Tata Boga UNESA mengapresiasi capaian tersebut dan berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berlatih, berinovasi, dan berani menguji karya di berbagai ajang. Dari ruang kuliah menuju panggung kompetisi, pencapaian Alfa menegaskan bahwa ketekunan, kreativitas, serta keberanian membawa cita rasa lokal ke dalam karya baru dapat membuka jalan menuju prestasi yang lebih luas.
KREATIVITAS MENGOLAH RASA • KEBERANIAN MENGUJI KARYA • PRESTASI UNTUK INDONESIA |
Author & Editor: RPN

