Live Cooking Breakfast Jadi Media Pembentukan Sikap Profesional Mahasiswa Magang
Kegiatan live cooking breakfast menjadi salah satu sarana pembelajaran yang efektif bagi mahasiswa magang dalam membentuk sikap profesional di dunia kerja. Hal tersebut dirasakan oleh mahasiswa yang menjalani program magang di Hotel Morazen Surabaya, khususnya saejak awal pelaksanaan magang. Melalui keterlibatan langsung dalam pelayanan sarapan pagi, mahasiswa memperoleh pengalaman nyata mengenai standar kerja dan etika pelayanan di industri perhotelan.

Dalam kegiatan live cooking breakfast, mahasiswa magang dipercaya untuk menangani berbagai menu yang dimasak langsung di hadapan tamu, antara lain adalah berbagai macam telur yaitu omelet, sunny side up, scrambled egg,dan boil egg, aneka pasta, dan aneka Indomie. Menu-menu tersebut disajikan sesuai permintaan tamu, sehingga mahasiswa dituntut untuk bekerja secara cepat, tepat, dan teliti, tanpa mengesampingkan kualitas rasa dan tampilan hidangan.
Lebih dari sekadar keterampilan memasak, kegiatan live cooking breakfast berperan penting dalam membentuk sikap profesional mahasiswa. Mahasiswa dilatih untuk bersikap sabar, sopan, ramah, dan komunikatif dalam melayani tamu dengan latar belakang serta preferensi yang beragam. Interaksi langsung dengan tamu hotel menjadi pembelajaran berharga dalam menerapkan etika pelayanan dan menjaga sikap profesional di tengah situasi kerja yang dinamis.

Selama pelaksanaan live cooking, mahasiswa magang melakukan berbagai tahapan kerja, mulai dari mise en place, persiapan peralatan dan bahan baku, proses memasak, hingga menjaga kebersihan dan kerapian area live cooking. Seluruh kegiatan tersebut dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) Hotel Morazen Surabaya, termasuk penerapan hygiene sanitasi dan food safety yang menjadi prioritas utama dalam pelayanan makanan.
Mahasiswa juga mendapatkan pendampingan langsung dari chef dan tim dapur hotel. Melalui bimbingan tersebut, mahasiswa tidak hanya mempelajari teknik memasak menu breakfast, tetapi juga memahami alur kerja dapur hotel serta pentingnya kerja sama tim. Pengalaman ini membantu mahasiswa mengembangkan sikap disiplin, tanggung jawab, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja profesional.
Kegiatan live cooking breakfast menuntut mahasiswa untuk mampu mengelola tekanan kerja, terutama saat jam pelayanan ramai. Dalam kondisi tersebut, mahasiswa dituntut untuk tetap fokus, menjaga kualitas hidangan, serta mempertahankan sikap pelayanan yang baik kepada tamu. Dari pengalaman ini, mahasiswa memahami bahwa profesionalisme merupakan kunci utama dalam memberikan pelayanan yang berkualitas di industri perhotelan.

Melalui keterlibatan aktif dalam live cooking breakfast selama magang di Hotel Morazen Surabaya, mahasiswa memperoleh pembelajaran menyeluruh yang mencakup pengembangan hard skill dan soft skill. Kegiatan ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja, khususnya di bidang kuliner dan perhotelan.
Dengan demikian, kegiatan live cooking breakfast tidak hanya berfungsi sebagai layanan sarapan bagi tamu hotel, tetapi juga sebagai media pembentukan sikap profesional mahasiswa magang. Program magang ini diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia yang kompeten, beretika, dan siap bersaing di industri perhotelan.
Author: Mugni Aulia, 23050394231
Editor: Levina Apriyeni Wijaya
Editor: Levina Apriyeni Wijaya