Wisuda Periode 121 UNESA, S1 Pendidikan Tata Boga Dorong Lulusan Berintegritas dan Siap Berkontribusi di Dunia Kerja
Surabaya, 12 Agustus 2026 — Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kembali menyelenggarakan Rapat Terbuka Universitas Negeri Surabaya dalam rangka Wisuda Jenjang Sarjana Terapan, Sarjana, Magister, dan Doktor Periode 121 pada Rabu, 12 Agustus 2026, bertempat di Graha UNESA. Mengusung tema “Wisudawan UNESA Berintegritas, Inovatif, dan Kolaboratif dalam Mewujudkan Indonesia Tangguh,” kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk memasuki tahap baru dalam perjalanan akademik dan profesional mereka.
Momentum tersebut juga menjadi bagian penting bagi Program Studi S1 Pendidikan Tata Boga Universitas Negeri Surabaya dalam mengantarkan para lulusan untuk mengimplementasikan kompetensi yang telah diperoleh selama masa studi ke dalam dunia pendidikan, industri, kewirausahaan, maupun berbagai bidang profesional lainnya.
Kaprodi S1 Pendidikan Tata Boga, Dr. Sri Handajani, S.Pd., M.Kes., menyampaikan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal bagi lulusan untuk memberikan kontribusi nyata di masyarakat. Lulusan diharapkan mampu membawa nilai integritas, inovasi, dan kolaborasi sebagaimana semangat yang diusung dalam Wisuda Periode 121.
“Kami berharap para lulusan S1 Pendidikan Tata Boga dapat terus mengembangkan kompetensinya, baik dalam bidang pendidikan, kewirausahaan, maupun dunia industri. Yang terpenting, mereka mampu menunjukkan integritas dan profesionalisme serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujar Dr. Sri Handajani.
Mendorong Lulusan Terserap di Dunia Kerja
Sejalan dengan momentum wisuda, Program Studi S1 Pendidikan Tata Boga juga terus memperkuat perhatian terhadap tracer study sebagai salah satu instrumen untuk mengetahui perjalanan lulusan setelah menyelesaikan pendidikan.
PIC Tracer Study S1 Pendidikan Tata Boga, Mauren Gita Miranti, S.Pd., M.Pd., berharap lulusan yang telah menyelesaikan pendidikan dapat terserap secara optimal di dunia kerja dan mampu memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.
“Harapannya, lulusan S1 Pendidikan Tata Boga dapat terserap dengan baik di dunia kerja, baik sebagai pendidik, tenaga profesional, maupun wirausahawan. Data tracer study menjadi penting bagi kami untuk melihat relevansi kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja sekaligus menjadi bahan evaluasi dan pengembangan program studi,” ungkap Mauren.
Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen program studi untuk memastikan bahwa proses pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada kesiapan lulusan menghadapi kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.
Selaras dengan SDG 4, SDG 5, dan Decent Work and Economic Growth
Penyelenggaraan pendidikan dan penguatan kesiapan kerja lulusan S1 Pendidikan Tata Boga memiliki relevansi dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 Quality Education, SDG 5 Gender Equality, serta SDG 8 Decent Work and Economic Growth.
Melalui SDG 4, program studi berkomitmen menyediakan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta dunia kerja. Kompetensi pedagogik, profesional, teknologi, kewirausahaan, dan keterampilan tata boga yang dikembangkan selama proses pembelajaran menjadi bekal bagi lulusan untuk terus belajar dan beradaptasi dalam lingkungan profesional.
Sementara itu, SDG 5 Gender Equality tercermin melalui pengembangan kesempatan pendidikan dan karier yang setara. Pendidikan Tata Boga tidak hanya membekali mahasiswa dengan keterampilan teknis, tetapi juga membuka ruang bagi setiap lulusan untuk berpartisipasi secara setara dalam profesi pendidikan, industri kuliner, kewirausahaan, maupun sektor ekonomi kreatif tanpa dibatasi oleh stereotip gender.
Selanjutnya, SDG 8 Decent Work and Economic Growth menjadi salah satu orientasi penting melalui upaya meningkatkan relevansi kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja. Lulusan diharapkan mampu memperoleh pekerjaan yang layak, mengembangkan usaha secara mandiri, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi melalui sektor pendidikan, kuliner, hospitality, industri pangan, dan kewirausahaan.
Dengan demikian, momentum Wisuda Periode 121 tidak hanya menjadi perayaan atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi, tetapi juga menjadi titik awal bagi lulusan S1 Pendidikan Tata Boga untuk memasuki dunia profesional dengan kompetensi, integritas, dan semangat kolaborasi.
Program Studi S1 Pendidikan Tata Boga UNESA berkomitmen untuk terus memperkuat kualitas pendidikan, relevansi kurikulum, jejaring dengan dunia kerja, serta pemantauan perjalanan lulusan melalui tracer study. Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan bahwa setiap lulusan memiliki peluang untuk berkembang, memperoleh pekerjaan yang layak, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan berkelanjutan.
Wisudawan S1 Pendidikan Tata Boga UNESA, melangkah dengan kompetensi, berintegritas dalam berkarya, dan siap berkontribusi bagi Indonesia yang tangguh.

