SAMBA S1 Pendidikan Tata Boga Tahun Akademik 2026/2027: Wujudkan Pendidikan Berkualitas melalui Pendampingan Akademik dan Perencanaan Studi
Program Studi S1 Pendidikan Tata Boga Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menyelenggarakan Sambutan Mahasiswa Baru (SAMBA) Tahun Akademik 2026/2027 sebagai bagian dari rangkaian awal tahun akademik untuk mempersiapkan mahasiswa memasuki kehidupan perkuliahan. Kegiatan ini menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan akademik, memahami sistem pembelajaran, serta memperoleh pendampingan dalam merencanakan perjalanan studinya.
SAMBA tidak hanya menjadi kegiatan penyambutan mahasiswa baru, tetapi juga menjadi ruang penguatan kepenasihatan akademik dan perencanaan Kartu Rencana Studi (KRS). Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan arahan mengenai penyusunan rencana studi, pemilihan mata kuliah, beban studi, serta berbagai aspek akademik yang perlu dipersiapkan agar proses pendidikan dapat berlangsung secara terarah dan optimal.

Ketua Program Studi S1 Pendidikan Tata Boga, Dr. Sri Handajani, S.Pd., M.Kes., memberikan arahan kepada mahasiswa mengenai kesiapan menjalani proses pendidikan di perguruan tinggi. Mahasiswa didorong untuk membangun komitmen belajar, bertanggung jawab terhadap proses akademiknya, serta aktif memanfaatkan berbagai layanan dan fasilitas pembelajaran yang tersedia di program studi.
Penguatan akademik juga diberikan oleh Unit Penjaminan Mutu (UPM) Program Studi S1 Pendidikan Tata Boga, Mauren Gita Miranti, S.Pd., M.Pd.. Pendampingan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan mahasiswa memahami proses akademik sekaligus memperoleh pengalaman pendidikan yang terarah, terstruktur, dan berorientasi pada peningkatan mutu.
Kepenasihatan Akademik sebagai Bentuk Pendampingan Mahasiswa
Salah satu agenda utama dalam SAMBA adalah kepenasihatan akademik. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk berdiskusi mengenai rencana studi, pemilihan mata kuliah, beban SKS, serta strategi penyelesaian studi.
Kepenasihatan akademik menjadi bentuk pendampingan yang membantu mahasiswa mengambil keputusan akademik secara tepat sejak awal perkuliahan. Dengan adanya komunikasi antara mahasiswa dan dosen penasihat akademik, mahasiswa diharapkan mampu mengenali kebutuhan belajarnya, menyusun target akademik, serta mengembangkan kemandirian dalam mengelola perjalanan studinya.
KRS sebagai Langkah Awal Perencanaan Pembelajaran
Selain kepenasihatan akademik, mahasiswa juga mendapatkan pendampingan dalam pengisian Kartu Rencana Studi (KRS). Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memastikan mahasiswa memahami struktur kurikulum dan dapat merencanakan mata kuliah yang akan ditempuh sesuai dengan ketentuan akademik yang berlaku.
Perencanaan studi yang baik diharapkan dapat membantu mahasiswa mengikuti proses pembelajaran secara lebih terarah, sekaligus mendukung pencapaian kompetensi yang ditetapkan dalam kurikulum S1 Pendidikan Tata Boga.
Mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas
Pelaksanaan SAMBA S1 Pendidikan Tata Boga Tahun Akademik 2026/2027 juga menjadi bagian dari kontribusi program studi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education (Pendidikan Bermutu).
Melalui kepenasihatan akademik, pendampingan KRS, dan penguatan pemahaman mahasiswa terhadap proses pendidikan, program studi berupaya menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendukung mahasiswa untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.
Pendampingan sejak awal masa studi menjadi salah satu langkah strategis untuk membantu mahasiswa memperoleh kesempatan belajar yang lebih terarah dan mampu mengembangkan potensi akademik maupun profesionalnya. Hal ini sejalan dengan semangat SDG 4 yang menekankan pentingnya pendidikan berkualitas serta kesempatan belajar sepanjang hayat bagi semua.
Dengan demikian, SAMBA bukan sekadar kegiatan penyambutan mahasiswa baru, tetapi menjadi langkah awal membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas di Program Studi S1 Pendidikan Tata Boga UNESA. Melalui kolaborasi program studi, dosen penasihat akademik, Unit Penjaminan Mutu, dan mahasiswa, diharapkan setiap mahasiswa dapat menjalani proses studi dengan perencanaan yang matang, pendampingan yang berkelanjutan, dan orientasi pada pencapaian kompetensi.
SAMBA 2026/2027 menjadi awal perjalanan mahasiswa S1 Pendidikan Tata Boga untuk tumbuh sebagai calon pendidik bidang tata boga yang kompeten, profesional, mandiri, dan siap berkontribusi bagi masyarakat—sejalan dengan semangat SDG 4 untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas bagi semua.

