Inovasi Unbaked Brownies Ubi Ungu: Dessert Praktis dengan Cita Rasa Lokal
Surabaya, 26 desember 2025 - Kelebihan stok ubi ungu akibat perputaran menu (menu rotation) di dapur pastry justru menjadi peluang inovasi bagi Mafira Rania Wulandari, mahasiswa S1 Pendidikan Tata Boga Universitas Negeri Surabaya (UNESA) yang sedang magang di Harris Hotel Conventions Bundaran Satelit Surabaya. Selama periode magang 2 Juli–5 Desember 2025, Mafira menjalankan proyek pengembangan produk unbake brownies gluten free berbasis ubi ungu sebagai alternatif dessert sehat yang lebih adaptif dengan tren konsumen hotel.

Gambar 1 Team pastry Harris Hotel & Conventions Bundaran Satelit
Proyek inovasi ini dilaksanakan di area Food & Beverage Product, khususnya section pastry bakery, Harris Hotel Conventions Bundaran Satelit Surabaya yang beralamat di Jl. HR Muhammad No. 2A, Surabaya. Produk yang dikembangkan meniadakan penggunaan tepung terigu (gluten-free) dan tidak melalui proses pemanggangan (unbake), sehingga tekstur dibentuk melalui proses pengolahan adonan dan pendinginan hingga stabil. Selain bertujuan memberi opsi dessert yang lebih sehat, ubi ungu dipilih karena memiliki warna ungu alami yang menarik untuk tampilan sajian hotel.

Gambar 2 Produk Unbake Brownies Ubi Ungu
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa memulai dari observasi kebutuhan dessert untuk layanan breakfast maupun event, lalu mengidentifikasi potensi pemborosan bahan akibat stok ubi ungu yang tidak lagi optimal digunakan saat rotasi menu berjalan. Setelah berdiskusi dengan pembimbing industri, konsep produk ditetapkan dan dilanjutkan dengan perancangan formulasi, uji coba produksi (trial), evaluasi bersama pembimbing industri, hingga finalisasi formulasi dan usulan penyajian. Penilaian internal mencakup aspek sensori (rasa, aroma, warna, tekstur), tampilan, kemudahan pemorsian, serta kestabilan produk saat disimpan agar memungkinkan diterapkan pada operasional pastry hotel.

Gambar 3 Food Taste
Hasilnya, mahasiswa berhasil menghasilkan produk inovasi dessert berupa unbake brownies gluten-free berbasis ubi ungu, beserta formulasi akhir yang dinilai memenuhi kriteria kualitas internal section pastry. Namun, evaluasi sensori kualitatif melalui wawancara panelis menunjukkan tampilan produk dinilai menarik, sementara karakter rasa dan aroma cokelat masih lebih dominan dibanding ubi ungu. Temuan tersebut menjadi dasar rekomendasi penyesuaian formulasi agar identitas ubi ungu lebih menonjol dan profil rasa lebih seimbang, sekaligus memperkuat peluang produk sebagai variasi dessert serta strategi pemanfaatan stok bahan lokal di hotel.
Author: Mafira Rania Wulandari, 23050394173
Editor: Levina Apriyeni Wijaya
Editor: Levina Apriyeni Wijaya

